Liburan keluarga

Merupakan agenda tahunan di kantor kami untuk libur akhir tahun dengan membawa keluarga masing-masing. Tujuannya untuk menjalin keakraban dan rasa kekeluargaan antar keluarga. Tiap tahun sensasinya berbeda. Destinasi tujuan wisata selalu Sumatera Barat yang menjadi pilihan. Karena sebagian besar kami berasal dari Sumatera Barat, setelah family trip bareng, sebagian ada yang melanjutkan liburan dengan orang tua atau keabat di kampung.
Tahun ini agak berbeda, dimana kali ini kami menggunakan bus pariwisata, sehingga para suami yang menjadi supir dapat relax aka duduk manis di bus.

Perjalanan dimulai tanggal 23 Desember 2017 jam 7.30 pagi dari  Pekanbaru menuju Padang. Kecepatan bus berkisar di 40 km/jam karena rapatnya kendaraan menuju Sum Bar. Jam 12 siang kami sudah memasuki kabupaten Lima puluh kota di Sumatera Barat, tepatnya di daerah Tanjung Pati. Disini aroma kemacetan mulai terasa. Lepas dari kota Payakumbuh menuju Bukittinggi mulai lancar dengan kecepatan 30 km/jam, padat merayap. Kemacetan terjadi lagi di dalam kota Bukittinggi hingga kotobaru. Jam sudah menunjukkan pukul 21.00 ketika kami mengisi makan malam di RM Aia Badarun. Artinya dari kota Paya Kumbuh ke Desa Kotobaru memakan waktu 9 jam!. . Maka dengan sisa kegembiraan hari ini kami tiba di penginapan Kota Padang jam 24.30 sehingga total waktu tempuh sekitar 15 jam. Padahal normalnya waktu tempuh Pekanbaru Padang adalah 8 jam

Pagi hari dikota Padang, gerimis mengiringi kami menuju Dermaga Perahu motor yang dikelola oleh TinTin Guesthouse. Begitu sampai di Bungus, matahari cerah menyambut kami yang akan menyeberang ke Pulau Sirandah tempat menginap selanjutnya. Semua ceria diatas kapal motor bepenumpang 30 orang yang kami isi 24 orang + tukang perahu dan tour guide. Kapal motor bermesin 2 supaya melaju. Ombak agak tinggi dibanding kedatangan saya pada bulan oktober lalu. Tapi anak-anak tetap gembira, berfoto, mengambil video, berceloteh apa saja. Menurut pengelola, cottage di Pulau Sirandah yang akan kami tempati belum bersih, jadi kami diarahkan main dan makan siang dulu di Pulau Pasumpahan. Cuma saya dan pak Kabid yang penah ke pulau ini, jadi peserta lain apalagi anak-anak hanya patuh saja kemanapun dibawa yang penting bisa main air laut.

 

Di Pulau Pasumpahan ini anak-anak dilarang main air dulu, takut kelamaan padahal masih ada 2 pulau indah lain yang harus kami nikmati. Hal ini menuai protes para abegeh , mereka sudah gatal ingin menyebur ke laut dan main banana boat,..Hhhhhh dikira kalian saja yang kepengen, kami para emak juga loooh.


Selesai pengambilan foto dan makan siang, tour guide tidak bisa menghalangi hasrat yang menggebu peserta tour untuk melihat pulau Sirandah.
Kapal melaju pelan, angin berhembus sepoi-sepoi. Pulau Sirandah berada paling luar diantara gugusan pulau-pulau yang berada di Teluk kabuang/ Bungus. Dari pulau Pasumpahan kami melintasi pulau Sikuai yang pada tahun 90 sangat terkenal dengan pulau yang hanya dinikmati para eksekutif. Lagian pada waktu itu saya pun masih mahasiswi, jadi tidak terlalu tertarik untuk wisata pulau. Saat ini hotel dan restoran yang konon mewah itu telah rusak dan barangnya dijarah tangan tak bertanggung jawab. Dan kabarnya akan dibangun ulang investor dengan membangun resort mewah dengan menancapkan tiang penyangga pada rumbu karang di pesisi pulau Sikuai tersebut, Dan kabarnya lagi hal ini dilaporkan oleh salah seorang wisatawan ke mentri Susi Pujiastuti. Tauu kan hal ini membuat berang ibu mentri dan meminta menghentikan proyek tersebut.

Kembali ke pulau Sirandah, pulau yang sangat indah dengan pasir putih yang lembut dan air yang biru bening. Siapapun pasti tergoda untuk menghambur ke hamparan air birujernih ini, sejenak lupa kalau tidak bisa berenang. Tapi jangan khawatir karena kita telah dilengkapi pelampung. Yang kebiasaan berenang pakai benen boleh naik pangkat sedikit.. Kami tidak sabar ingin mengganti pakaian dan menaruh barang di cottage warna warni yang telah kami sewa. Kamarnya nyaman, masing-masing cottage diisi dengan 2 bed besar, ruang ganti dan kamar mandi. Tempat tidur dilengkapi sprei dan 2 bantal + Bed cover yang dilapisi, ala hotel bintang..hanya fasilitas kamar mandi shower nya tidak bisa digunakan dan pintu kamar mandi tidak bisa mengatup, sehingga harus diganjal sesuatu untuk menutup pintu.

Tidak sempat berlama-lama menikmati kamar yang dilapisi lantai parquet, saya dan anak-anak langsung lari ke laut,..(baru sadar, kalau saya satu-satunya emak yang nyebur,..eh jadi malu). Sementara saya jadi pengarah bola dulu, untuk ditendang ke arah laut yang anak-anak berebut berenang mengejarnya. Lagi asyik bermain, tour guide mengarahkan kami segera naik kapal menuju pulau Pagang untuk melanjutkan berenang disana dan wisata underwater,...Tareeeeeeeeekkk.........Ulasan mengenai pulau Sirandah dan paketnya dapat dilihat di link ini atau ini


Mendekati pulau Pagang, semua mengucapkan kata takjub, indahnya ciptaan Yang Maha Kuasa. Kalau saya pribadi, melihat beberapa pulau ini pulau Pagang lah yang mencuri hati saya, yang mampu membuat kita berimajinasi minimal menulis puisi untuk mengungkapkan keindahannya..Tekad makin bulat untuk bersahabat dengan laut dengan mencoba paket apapun yang ditawarkan. Berenang, bercanda, main bola, banana boat, menyelam. Semua menikmati..
Tak terasa waktu semakin sore, saatnya kami kembali ke pulau Sirandah.
 
 

 
 Waktu terasa berjalan cepat, sampai di pulau Sirandah lagi sudah waktunya magrib. Terjadi kegaduhan karena air keran di kamar2 kami berhenti. Padahal waktunya membilas badan dan bersiap shalat, hal ini perlu jadi perhatian pengelola bahwa air ini adalah sarana yang sangar vital penunjang semua aktivitas dan kebersihan.
Menjelang makan malam terhidang, buat mengganjal perut kami menggoreng pisang kipas yag telah disediakan dari Pekanbaru. Berbekal kompor gas portable mini lengkap dengan panci penggorengan dan sodet, maka mulailah aksi para emak dalam hal masak-memasak. Gorengan laris manis. Tak lama makan malam pun terhidang dengan lauk ikan kerapu goreng cabe hijau,  jengkol balado, sayur tumis kol, ayam lado merah. Celingak-celinguk mencari pesanan khusus kami ikan kakap bakar. Ternyata tourleader punya rencana lain untuk memberi kejutan, bahwa barbeque dilakukan jam 11 malam,....sayang mata sebagian besar peserta sudah 5 watt dan menyerah dibawah selimut. Kebetulan malamnya turun hujan. Yang tinggal para "sepuh " dan 5 ABG. Ikan kakap merah segar dalam bumbu sedang dibakar. Tiba-tiba serombongan pemuda-pemudi datang membawa suasana panas. Mereka mulai overacting. Kami yang masih bersama ABG langsung mohon diri ke tourguide kami bahwa tontonan itu tidak layak untuk anak-anak kami dan minta ikannya diantar ke cottage kami saja.
Jadilah barbeque ikan kakap bakar 'dihajar 'orang yang masih terjaga. Ada pepatah kuno minang yang menyebutkan "urang lalok makanan urang jago ". So,,,ikan yang manis gurih meluncur indah ke lambung masing-masing sebagai penghantar tidur.
Esok pagi, gerimis masih menemani kami di pulau Sirandah sejak semalaman. Tapi tidak menyurutkan para emak untuk melanjutkan menggoreng pisang kipas lagi. Anak-anak belum bangun, mungkin lelah berenang dilaut seharian. Tak ada ampun oleh ustad kami semua harus bangun untuk shalat subuh. Kami tawarkan ke anak-anak untuk berenang lagi, ternyaa hanya Faiz yag masih mau,..hah yang lain malah asyik degan gadgetnya masing-masing. Jam 6 kami berjalan mengelilingi pulau untuk melihat pulau penyu. Kami mengira disana ada hewan penyu, ternyata disebut pulau penyu karena pulaunya yang berbentuk penyu. Kecele... Di depan pulau penyu tehampar Samudra Hindia. Benar saja bahwa pulau Sirandah ini adalah pulau paling luar dalam kawasan teluk. Kalau air laut sedang surut, pengunjung bisa berjalan menuju pulau penyu. Namun pagi itu pulau Sirandah dan pulau penyu terpisah dengan air setinggi lutut orang dewasa. Anak-anak  tidak ingin bermain air lagi. aneh ya mereka
Sarapan dan makan terakhir kami di pulau Sirandah yang disediakan pengelola. Jam 10 pagi kami akan c/o dari pulau. Cuaca kurang bagus, hujan deras membuat gelombang agak tinggi. Tapi kalau tiak ada angin/badai, kapal motor masih direkomendasikan untuk melaut. Hanya 2 kapal motor yang merapat ke dermaga Pulau Sirandah. Kapal bepenumpang baru dan kapal yang akan menjemput kami. Sedikit khawatir dengan cuaca pagi yang hujan, kami mengarungi teluk. Mesin bekecepatan penuh, ombak mengayun kapal naik turun, oleng kiri kanan,,,,,,,,,,brrrrrr mencekam. Ada 2 perahu yang berpapasan. Tiba-tiba mesin mengecil dan perahu berhenti. Rupanya serah terima barang dengan perahu motor lainnya. Makin mendekati pesisir Bungus hati kami mulai tenang. 2 orang penumpang menangis,..hhehe....ketika sampai di Dermaga, banyak calon penumpang lain memperhatikan kami, termasuk da Al pengelola dan guide kesayangan kami bernama Oka menatap kami dengan muka khawatir. Alhamdulillah tidak semuanya terlihat indah,...namun disitulah kita selalu merasa dekat dengan sang pencipta.
Saatnya balik ke Pekanbaru, sama halnya dengan kedatangan, balikpun terhadang macet dibeberapa titik.  Berangkat jam 11 tanggal 25 Desember 2017 dari Padang, sampai di Pekanbaru jam 9 pagi tanggal 26 Desember 2017.
 

Kau adalah bayangan Ku

Putri kecilku si keriting sudah memasuki semester V. Tentu sudah bukan anak kecil lagi. Rasanya baru kemarin dia mencubit-cubit siku ku kalau mau tidur, sekarang jangankan uyel-uyelan sebelum bobok,..hee ..malah aku dilarang masuk kamarnya 😢.
Ajaib,.. aku makin sering kehilangan barang dan ketahuan barang tersebut sudah berpindah lemari. Awalnya kehilangan pembalut, setelah itu mulai kehilangan bedak, lotion,..lalu lipstick. Terakhir ini baju-baju juga sudah pindah ke lemari si upik.
Okay,...karena kamu sudah menginginkan pernak-pernik tersebut, kita jadwalkan beli kebutuhan mu tiap bulan seperti pembalut, bedak, deodoran, lotion dan lipstick !
Lucunya anak sekarang,.. untuk pembalut,..berani terang-terangan minta duit buat beli ke ayahnya,...eh ngelunjak,...nitip belikan juga kadan-kadang dengan alasan udh malam,....Tak bisa menolak ya papi,..dengan muka manyun ngegas vario ke warung terdekat, segera beli pembalut....

Dalam hal mematut diri,..semuanya ditiru,..ya warna, merk, model dan ala...style ku. Aku suka warna soft,...ikuuut,...lagi senang pakai gamis, .ikuuut,..mix n match ikuuut.

Takut bawa kendaraan,..eh ditiru,..untunglah engga separah emaknya ,..yang baru bisa bawa motor ketika berumur 36 tahun! Dapat SIM A umur 40 tahun dengan jam terbang menyetir kalau kepepet saja. Dengan sedikit paksaan si gadis sudah punya SIM C/A semenjak semester 1 kuliyah.Tapi bolak balik ke kos annya tetap minta diantar jemput,..kurleb sama

Bersama teman-temannya juga selalu riang,Seperti tak ada beban, tak ada permusuhan, tapi sering mengeluh masalah tugas kuliah dan duit jajan pas-pasan 😀

Sebulan ini kamu sudah mulai magang, sesuai dengan program di kampus mu. Kebetulan dapat magangnya di BTN yang ada di dekat rumah,..1 kecamatan.. Tiap malam pantengin lemari ku memilih baju apa yang mau dipakai besok pagi,..sook dipilih. Padu padan, putih, kemeja,..atau batik...dan milih batiknya yang ntuuuu,...yang emak pakai buat hari-hari penting saja . Padahal emaknya hari-hari berseragam,..dan pakai batik yang itu sekali-sekaliiiiii saja biar gak cepat rusak,..nak....harganya mihiil di kantong emak..

Karena ukuran body masih 11/12 dengan si gadis,...nah itu dia,...makin kesini,..aku jadi melihat diri ku dalam cermin... banyak yang bilang kalau kami mirip, ..karena kau adalah bagian dari diri ku


 

Kami Bersama Ibu Ellly Risman

Kekuatan para emak"", begitu teriakan dari bu ibu yang aktif di sosmed.
Sejak Sarot dan maknyuss, peran ibu-ibu mulai menampakkan pengaruhnya. Termasuk berita satu ini mengusik kuali dan panci ikut bereaksi atas aksi segelintir bocah-bocah penggemar K Pop di bentengi mak-maknya yang juga penggemar akut Korean style 



 .Baca :Suara Hati Ibu yang Memiliki Nurani, Dukungan untuk Bu Elly Risman

Sejujurnya kami (aku dan si gadis ) juga penggemar drama korea dan K pop. Mulai sajian drama bertema kerajaan tempo dulu sampai drama modern yang menguras air mata, tanpa tarian. Setel TV pada jam jam tertentu ,...tidak ada yang bisa interupsi. Begitu juga dengan acara girl band atau boyband nya yang ayu-ayu,..memukau .. khusus Girl Band SNSD atau girl generation,..wo wooow ini favorit kami, karena punya latar belakang yang sama yaitu kuruuuuuss. Tariannya sederhana tapi enak dipandang, selain cantik-cantik, wajah inosen, kurus,...wahh pasti bedalah saama goyangan pnyanyi dangdut  baik ngebor maupun ngecor, atau bebek atau drible wuihihiii ini mah ngeri banget ...yalch bikin asam lambung naik.
Nah bu Elly Risman, dalam sebuah berita  Sebut SNSD Simbol Seks. hmmmmm seolah-olah tampilan si barbies ini mengundang syahwat...Karuan para K popers meradang...Tapi apa iya bu Elly asal nyablak atau kurang update seperti yang beliau cuitkan dalam permintaan maafnya?

Yang namanya selera kan bisa berubah ya,..kalau tadinya suka melihat penampilan K Pop,..makin kesini sesuai pertambahan usia penyanyi, mereka juga makin berani,...maka sesuai perkembangan usia dan pengetahuan anak gadis ku ,..kami pun mulai jengah melihat busana penampilan penunjang mereka.. Apapun penampilan yang berbau paha dan dada pasti kearah kemaksiatan,..ayolah ibu-ibu penggemar K Pop mulai menyaring mana yang pantas ditonton anak-anak kita.
Jangan sampai termehek-mehek mengidolakan, padahal ibu Elly Risman yang memang pakar dan peneliti masalah sosial  ini sampai tertatih - tatih memperingatkan IBU-IBU ,.. untuk hati-hati mendidik putra-putirnya dari racun adictif pornografi

Seperti copian tulisan Elly Risman: “Banyak Orangtua yang Tak Siap Jadi Orangtua”,...betul ibu,..menjadi orang tua tidak ada sekolahnya...Kalau kita salah mendidik lalu ditegur pakar parenting,...ya tinggalkanlah kesalahan tersebut.

Lalu ada tulisan ibu Elly yang membuat kita sebagai IBU harusnya khawatir yang amat sangat dengan ini Kerusakan Otak Akibat Pornografi Mirip Mobil Ringsek Akibat Benturan Keras

Hidayatullah.com—Kerusakan otak akibat pengaruh pornografi di mesin Magnetic Resonance Imaging (MRI), hasilnya sama dengan kerusakan pada mobil saat tabrakan keras. Demikian penjelasan r Elly Risman, psikolog dari Yayasan Kita dan Buah hati Jakarta.
Menurut Elly Risman, Pree Frontal Cortex (PFC) akan rusak ketika anak melihat pornografi. Padahal PFC adalah pusat nilai, moral, tempat di mana merencanakan masa depan, tempat mengatur manajemen diri. Bagian otak alis kanan atas inilah yang menentukan jadi apa seorang anak nantinya. Karena itulah PFC juga disebut direktur yang mengarahkan kita.
“Nah pada saat anak kecil dan melihat pornografi si direkturnya belum bisa melarangnya karena belum matang, maka orangtuanya lah yang harus menjadi direktur bagi si anak, tapi mengapa sekarang orangtua malah memberikan anak gadget, HP, dan akses internet secara bebas?”ucap Elly Risman dalam acara seminar parenting bertema “Tantangan Mendidik Anak di Era Digital” yang diselenggarakan SD Integal Luqman Al Hakim Surabaya belum lama ini.
“Setelah melihat pornografi, maka gambar visual pornografi itu akan dikirim ke otak bagian belakang, disebut juga respondent. Karena respondent ini belum berfungsi maka anak akan kaget,” ujar Elly.
Jika respondent tersenggol maka dia akan mengeluarkan hormon yang namanya dopamin. Dopamin itu akan mengeluarkan zat yang akan membuat anak merasa senang, nikmat,bahagia, dan membuat anak kecanduan, ungkapkanya.
Karena itu, menurutnya candu pornografi itu membuat orang menjadi dissensitifisasi. Gambar porno yang sudah dilihat tidak akan dilihat ulang karena sudah tidak berpengaruh lagi, yang ingin dilihat lagi adalah gambar porno yang lebih dari gambar sebelumnya, karena rasa senstifnya hilang.
Oleh karena itu para pencandu pornografi akan selalu meningkat candunya seperti menaiki tangga, ia ingin lebih, lebih dan lebih lagi.
“Ketika anak melihat satu kali pornografi maka dia ingin dua, tiga, empat kali lagi,” ujar Elly Risman. Ketika gambar pornografi sering melewati PFC, maka bagian yang menyimpan moral dan nilai, membuat perencanaan hidup ini, akan menciut, mengecil dan akibatnya dorongan seks akan tidak terkendali , karena mata tidak bisa ditahan, otak menjadi rusak dan ketagihan seks.
“Proses melihat pornografi dengan bersetubuh sama, jadi anak yang melihat pornografi mereka bersetubuh dengan gambar –gambar,” ujar Ibu yang pernah mengikuti pelatihan parenting di USA ini.
Menurutnya selain hormon dopamin yang berproduksi hormon norepinephrine juga akan keluar. Hormon norepinephrine berfungsi sebagai pembeku memori kenangan yang detail.
Seperti seorang istri dengan bagian-bagian-bagian tertentu suaminya, begitu pun sebaliknya. Hormon norepinephrine biasanya keluar setelah bersetubuh. Selain norepinephrine, otak juga akan mengeluarkan hormon oksitoksin. Ini adalah adalah hormon mawadah wa rahmah. Hormon yang mengikat antara suami dan istri.
Tapi jika anak yang bersetubuh dengan gambar maka hormon ini akan mengikat anak tersebut dengan gambar porno yang telah dilihatnya. Makan anak dan orang dewasa yang sudah candu pornografi maka susah menyapihnya.
”Nah setelah mencapai klimaks, maka akan keluar hormon serotonin, hormon ini yang membuat relax dari ujung rambut sampai ujung kaki,” ujarnya.
Karena itu, ia berharap pada orangtua menjaga anak-anak agar otak mereka tidak rusak sebelum kesiapan peran seksual yang telah diciptakan Allah Subhanahu Wata’ala untuk mereka telah siap dan halal.
Menurutnya, begitulah jahatnya bisnis pornografi menjadikan anak sebagai sasaran tembak empuk, karena mereka ingin anak itu rusak dan menjadi pelanggan pornografi seumur hidup.
Aktivitas Pacaran
Selain pornografi yang mengaktifkan hormon seksual, termasuk di dalamnya adalah aktivitas pacaran. Karena itu, ia sangat menyayangkan film-film remaja saat ini begitu vulgar mengajak anak untuk berpacaran dan berhubungan seks secara bebas. Karena itu, kewaspadaan orangtua terhadap serangan pornografi sangat di harapkan.
”Jangan hanya mengaharap kepada sekolah yang mengajari nilai-nilai agama pada anak, namun orangtua harus berperan aktif membangun moral agama pada diri anaknya sendiri, ” ucapnya.
Kembalikan peran Ibu dan Ayah pada tempatnya. Dan para orangtua harus lebih dulu hadir dalam kehidupan anaknya, bukan mereka yang punya kepentingan bisnis pornografi yang hadir dalam kehidupan anak-anaknya. Sebab anak-anak yang jiwanya selalu merasa sendiri, booring, stress, dan lelah akan sangat gampang dimasuki oleh industri pornografi.*/Samsul Bahri

Sudahlah anak-anak dan para ortu;..mari kita terus belajar kepada ahlinya


 

Ramadhan Kali Ini

 
 
Dalam kehidupan kita tidak ada yang sama. Usia akan berubah menjadi lebih tua, anak-anak akan tumbuh dewasa, karir akan naik , dan sebagainya. kalau kita tetap sama dengan hari-hari atau tahun-tahun kemarin artinya kita adalah orang yang merugi.
Begitulah saat ini si sulung kami berada di kota lain. Si gadis tinggal di kos annya di dekat kampus, tinggallah kami beritiga menikmati sahur, berbuka dan tarawih. Untunglah teknologi saat ini , yang jauh terasa dekat berkat video call. Kami masih memantau keadaan mereka seperti  saat berbuka seperti apa walau perbedaan jam berbuka.
Bersyukur semua dalam keadaan sehat, gembira menikmati hari-hari baru mereka bahkan  si nenek dan kakek di kampung pun baik-baik saja menikamati Ramadhan dalam "kesendirian"mereka.
 
Mengintip dunia maya, wah wah perang pemikiran masih berlanjut. Masih muncul tokoh-tokoh panggung sandiwara, bintang socmed baru, perseteruan antar suporter dan fitnah-fitnah. Merinding kalau membacanya. Ada anak remaja yang diblowup media secara intens, akan pemikiran liberalnya. Seakan menggiring pembaca untuk setuju atas pemikiran anak baru gede yang untuk mengatupkan rahangnya saja masih kesulitan. Pemikiran yang sedang dinaikkan kelasnya ke kelas perguruan tinggi ternama.. wusshhh ternama...
Lalu apa kabarnya si bocah jenius penemu tenaga listrik dari pohon kedondong? Disaat Indonesia sedang gencar-gencarnya mencari tambahan pemasukan negara, mestinya makin banyak masyarakat Indonesia yang berinovasi menciptakan sumber daya yang tidak membebani pemerintah seperti listrik negara, air negara dll, Sehingga negara tidak lagi mengincar-incar tabungan atau kekayaan pribadi rakyatnya. Konon jika rakyat memiliki tabungan diatas 200 juta juga akan dipajakin lagi,..hmmm jadi mirip-mirip zaman VOC nih.
 
Dari mimbar dakwah saat tarawih di mesjid, para penceramah yang menginformasikan pesan-pesan pemerintah agar kita kembali berpegang teguh pada Pancasila, dasar negara Indonesia. Tapi untunglah sang ulama tidak membaiat kami dengan kata-kata
"Saya Indonesia, Saya Pancasila"
Karena dalam keseharian kami rakyat Indonesia (asli) telah tertanam nilai-nilai pancasila dari setiap sila-silanya, Insya Allah bertauhid,beradab, penuh persaudaraan, dan adil.
Namun pesan yang tersirat adalah betapa mirisnya keadaan Islam di tempat yan mayoritas muslim, terjadinya ulama di kriminalisasi, tokoh politik yang bersebarangan dengan penguasa dibusukkan, isue sentimen agama dengan pencitraan bahwa pimpinan muslim adalah koruptor. Fitnah sengaja ditebar. Dan ini seolah - olah kembali ke zaman Nasakom,
 
Dari balik jendela dapur, kami berdoa
Rabbanaa La tajálna fitnatanlillazii na kafaruu wagfirlana  rabana innaka anta l 'ázizul hakiim 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Merantau

Alkisah,...
Di sebuah negri Minang Kabau, anak-anak lelaki tidak tidur di rumah orang tuanya. Tetapi beajar mengaji dan silat di surau. Hingga masa remaja .. pemuda itu akan pergi merantau setelah bekal"hidup"nya yang diperoleh dari orang tua, guru/ustad, ninik mamak dan alam semesta.

**********

Di zaman sekarang tidak ada lagi belajar di surau atau belajar dengan alam semesta atau paham akan kearifan lokal. Namun,.....naluri merantau tetap ada disetiap darah pemuda Minang.
Saatnya akan tiba ketika anak tidak menjadi asuhan kita lagi karena sudah beranjak dewasa . Sedih, bangga ,khawatir, bercampur aduk.

Perantauan  di seberang pulau telah disambangi,..beberpa bulan kemudian,... tanah harapan baru pun memanggil di seberang pulau satunya lagi..
Merantau lah Nak".... Semoga harapan selalu indah di depan mu
Kami hanya berdoa,.. semoga pilihan mu ini adalah yang terbaik, Ridha orang tua In Shaa Allah akan melindungi sepak terjang ananda di perantauan.

*****

 
 
Hik...hik...hiks
Emak sok tegar tapi alay,...merantaunya nak bujang  masih di Indonesia kok,  yaitu pulau Kalimantan,..hmmm dimana ya,... Banjarmasin atau Samarinda. Banjarmasin di Kalimantan Selatan, Samarinda ada di Kalimantan Timur,.
Saya kira, bapak-bapak itu paling tegar kalau anaknya merantau. Hehh ternyata casingnya saja yang tegar,...dalam hatinya galau.
Disaat saya sudah siapkan mental jauh-jauh hari untuk mengantar si buah hati hendak merantau,,..nanti tak ada tangis bombay,..atau nasihat panjang lebar,...diam-diam,.....si bapak udah pesen tiket buat nganterin nak bujang sampai Jakarta,... What?. Di balik kalimat petuah gagah perkasa tersimpan sejumput hati yang resah. Ketika si bujang harus berpisah kelain pulau
 
 
Sungguh norak,...nganterin anak yang udah segede ituuh,...dengan agenda tersebunyi reunian . Lihat saja muka jutek pangeran ku,..yg keseell dan maluuu,...bapak e pake futu-futu segala di depan pesawat,...piuhhh..
 
 
 
 

Seolah belum cukup,..dari sekedar mengantar,..malah berkesempatan untuk mengangkangi Jakarta sambil ngecek, sudah berapa orangkah yang terjun dari puncak Monas?...(Agenda Lain)
 
Dan yang lebih membuat Fira kheki adalah acara kongkow di KUTARBAK . Soalnya kalo di Pekanbaru kami suka dilarang ngopi-ngopi di Sturbuck.Nah kontradiktif dan tidak konsisten kan?
Nah kalo disini pangeran ku seneng nih,...punya papi keren,... Handehh anak abak
 
 
 
 
 
Itulah sesi pelipur hati , anak bujang akan merantau. Dan kami ayah bunda mu tak henti berdoa untuk yang terbaik bagi kalian bertiga.
Ketika maut menjemput, hanya 3 amalan yang akan menyertai kita:
1. Sedekah jariah
2. Ilmu yang bermanfaat
3. Doa anak yang saleh
 

 
 
 
 
 

Hangout

 
 
 
Sewaktu minta izin ke suami dan pamitan ma anak-anak kalau sayah mau hangout bersama teman-teman,...mereka pada heran,..hihihi,..
Ah sejak kapan si emak punya teman buat hangout.
 
Kali ini keluar rumah tanpa tema atau agenda tertentu.. Tidak ada agenda kondangan, seminar, pengajian, persiapan reuni, atau acara sosial. Murni acara ngobrol saja.. Tapi asyik juga. Ajakan via WA Grup iasma 88 Riau,..disambut 4 orang ibu-ibu. Empat orang ini mungkin sedang galau atau sedang pengen menggosip saja,..maka jadilah kami janjian di CS.
 
Saya terbiasa datang tepat waktu,  sudah sampai di Ciputra,. JCo tempat nongkrong kami sudah melambai-lambai.. Namun apa daya tempat parkir tidak tersedia. Sudah 1 jam berputar diarea ini,..terpaksa keluar lagi mencari parkiran alternatif. 2 teman lagi juga tidak menemukan tempat parkir, Akhirnya kami pindah lokasi ke Bofet Es Durian (biar rasa Sumbar tetap dapet).. Pembahasan pertama setelah berkumpul adalah rancangan ketemuan alternatif di Cafe Public House,..Ehh sodara-sodara,....teman ku pada ga tau tempatnya dan belum pernah kesana,...penawaran lain di Karambia Cafe,....psst bukanya cuma malam,...terus ke Antica Cafe,....yaach sama ..pada ga tau tempatnya.. Jadi,.....sayah dong yang paling gaul dimana cafe-cafe yang ada di Pekanbaru,...Ternyata sayah emak gaul ya,...yang ga pernah arisanan, gak pernah ngumpul-ngumpul sosialita, ga punya teman hangout,...kemana-mana di kawal suami dan dibuntuti anak,...termasuk reunian pun suami rela mengantar dan menunggui,....a ha..ha,,,ha heibaat...tempat nongkrong tetap update,...secara punya anak yang beranjak dewasa yang syukurnya masih senang pergi sama bpk/maknya,...tau dimana nongkrong sambil makan yang nyaman.
 
Apakah saya dapat izin pergi sendirian?...tidak teman,...ada pengawal pribadi,  si yunior Fira ada disebelah ku bak jadi satelit,..tukang foto,..tukang pilihkan menu,...tukang tagih (kalau duitnya kepake buat bayar parkiran)
 
Acara berakhir seru tanpa kesimpulan. Bubarnya pun karena  sudah pada ditelponi suami masing-masing. ,...hufff,..sama saja bukan saya bukan teman,..kalau sudah jadi bu ibu,..kayaknya para suami dan anak gak rela ya nyonya-nyonya ini  ber hahahihi"" sejenak
 
 
 

STRIP

😂Apa reaksi kita kalau bertemu dengan orang gila dijalan?
a. Menghindar
b. Pura-pura cuek
c. Menyapa

Hue--hue ..lagi iseng.

Apa rekasi Anda kalau ketemu teman lama yang sudah tidak waras alias gila?
Pasti pada jawab ...gak mau ngaku klau si gila pernah jadi teman mu
Sama! saya juga akan buru-buru menjawab ,..sorry gak kenal

Saya pernah hampir menolak mengakui seorang teman yang berpapasan di depan bekas sekolahan kam dulu. Sejujurnya saya masih mengenali wajahnya, Tapi ada yang aneh,..cara berbusana dan cara  menatapnya kurang lazim,..saya pun cuuusss pura-pura tidak kenal.
Beberapa bulan kemudian terdenganr kabar bahwa si teman itu ternyata mengidap scizopernia,..jangankan paham apa itu penyakitnya,..mengejanya saja susah.Dan yang menjadi rusuh,...beberapa teman melaporkan bahwa sering dimintai duit atau pinjam. Karena memang keadaannya memprihatinkan, kami tiap tahun memberi santunan untuk keluarganya. yah kasian juga. Sudah beberapa kali memodali usaha sepertinya belum membuahkan hasil. Jadi kalau ada yang berniat membantu silakan saja kalau keberatan ya,...gimana lagi hak masing-masing
 
Lalu di WA grup dan FB  melintas foto orang gila bernama Polo. di capture sebagai alumni SMA kami dan angkatan yang sama..Yang ini benar-benar gila dengan ciri: baju lusuh, makan sampah dan menggelandang. Kemana keluarganya?..dari .cerita yang mengalir si Polo ini punya saudara cukup berhasil di rantau. Awalnya kami di alumni sepakat akan membawa ke RS Jiwa atau penampungan. Tapi karena dia masih punya keluarga, kami tidak dapat melakukannya. Kasiaaan mau dibantu terganjal gengsi dan birokrasi. Akhirnya jadi peminta-minta dan bahan lucu-lucuan saja.
 
Ada lagi teman yang cukup dekat karena sejak dari SMP kami satu sekolah. Orangnya baik, suka bersiaturahim lewat telpon, suka memberi hadiah, penghubung antar teman sehingga kami saling terhubung dalam komunitas/grup alumni lagi yang sempat vakum hingga 2009. Belakangan telponannya terasa mengganggu. Kadang menelpon tengah hari, pagi,malam tidak beraturan. Isinya berita si A,B,C ....kok makin lama makin ngawur...
Lama tidak ada berita,...lalu muncul lagi dengan curhatannya mengenai kesibukannya merawat sang mama. Wah sungguh berbakti teman ku ini.
Kalau merespon komen di WA grup, selalu dengan kalimat tahmid....makin lama makin panjang tekstnya hingga keluarlah surat-surat pendek berikut artinya dalam bahasa inggris.
Banyak teman yang kagum dan mengira sobat ku yang baik ini sudah Kaffah.
3 hari belakangan cuitan dan cucolnya makin menjadi dengan menyebutkan nama-nama yang aneh serta nama tokoh pahlawan/ mujahid dan syekh di kota kami dengan penjelasan  yang sangat tidak rasional. Kawan-kawan mulai bertanya-tanya. Karena si baik hati ini sekarang tinggal di Pekanbaru sama dengan saya,..maka teman-teman pada japri dengan ku.
Puncaknya... cucu si mujahid ini protes dan keluar dari grup. Barulah semua pada paham bahwa si teman baik hati ini sudah mulai gila..tapi untuk menulis dia masih jago. kalau salah ketik dia akan mengoreksinya. Apa kira-kira nama penyakitnya,..........pura-pura gila atau gilo baso,... Terpaksa admin bekerja cepat me remove si teman baik hati keluar dari grup 😒
 
Tapi jujur saja ,...WA grup jadi ramai dengan komen yang lucu-lucu...kalau meleng sedikit bisa 2 jam membaca satu persatu sambil ketawa sendiri,....Ahhhh aku mulai gilaaaaaa
 

Ulama vs Anjing Gembala

Tulisan dari Rafki Zainil

Sungguh menjadi keheranan sebagian besar muslim bagaimana bisa sekelompok manusia yang didapuk sebagai ulama panutan sebagian umat dan atau cendekiawan muslim yang banyak tahu Kalam Ilahi tetiba mampu memutar lidah mereka sedemikian rupa menentang redaksi jelas Kalam Ilahi terkait larangan mengambil pemimpin dari kalangan kafir. Dan menjadi makin mengherankan adalah tatkala figur kafir aktual yang mereka dukung jelas-jelas menista agama Islam. Merekalah nampaknya yang disitir oleh Q[7:175], kalangan yang punya pengetahuan lebih akan agama dan atau Kalam ilahi sekaligus yang kehilangan orientasi karena bisa dibeli, dapat pengikut pula dan cenderung pada dunia (Q[7:176]).
Yang namanya godaan dunia kita semua tentunya sudah mafhum dan sedikit banyaknya masing-masing tentu sudah punya pengalaman. Namun menarik dicermati lebih jauh mengapa kalangan terpelajar tersebut masih rentan akan sogokan sementara dimata awam dengan kecendekiawanan mereka tak mungkinlah rasanya sekedar sogokan akan demikian mudahnya memicu mereka untuk berani ambil resiko besar tampil tercela di mata sebagian besar umat. Dan tak mungkin pula rasanya seorang yang mendalami agama berangkat dari nil/tanpa ada dorongan kepedulian yang besar akan sesama pada batinnya. Tapi itulah kenyataannya.
Untuk lebih memahami bagaimana akhirnya mereka mampu mengorbankan nama baik sendiri dan pergulatan di dalam batin mereka maka jawabannya tersirat pada Q[7:176] yang menyatakan bahwa perumpamaan mereka (mental state mereka) adalah seperti anjing.
Anjing sangat mudah berganti tuan atau diarahkan berganti tuan sepanjang sang tuan mau merawatnya. Tentu lebih mudah lagi bila anjingnya adalah anjing yang kelaparan. Maka kelaparan dan kepatuhan pada yang mau memberi makan (gaji/sogokan) adalah karakter intrinsik mereka. Galak mungkin tapi bukan independen sejati. Gagal faham bahwa majikan sejati adalah Sang Rabb.
Maka bila sang tuan mampu mendidik mereka semisal K-9, mereka bisa digunakan untuk menyerang setiap isu yang tak disukai sang tuan ibarat menyuguhkan pakaian buronan ke hidung si anjing K-9. Kok mau-maunya mereka diarahkan seperti itu? Jawabannya sederhana. Tahukah anda bahwa anjing juga biasa dipiara sebagai anjing gembala? Maka kalangan cendekiawan ini tertipu karena ilusi masih jadi gembala umat. Itulah yang disitir Q[7:175] bahwa setan-setan mengikuti mereka kala mereka melepaskan diri dari Kalam Ilahi. Padahal sesungguhnya bagian umat yang mengikuti mereka (yang telah jual ayat dengan harga murah) adalah setan-setan berwajah manusia. Dan mereka tertipu oleh ilusi bahwa diri masih jadi panutan umat karena masih banyak pengikut meski ditengah suara-suara riuh kontra. Maka isu yang tak disukai sang tuan tentu layak untuk dicabik dan dikejar.
Dan bagi kita umat yang masih setia pada Kalam Ilahi, baik kita biarkan/acuhkan kata-kata mereka atau kita tanggapi dengan mencoba membantah/mengusirnya, hakikatnya sama saja, isinya hanyalah cemoohan yang menyebalkan sekaligus pemandanga "mengharukan" laksana anjing menjulurkan lidahnya seperti yang digambarkan Q[7:176]; “ … maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berpikir.”
#rz_notes
#daily_quran

Perjalanan

Dalam perjalanan hidup, kita akan bertemu dan bergaul dengan bermacam-macam orang. Kadang ada yang kita sukai kadang tidak. Tergantung bagaimana kita bepandai-pandai dalam perjalanan ini.
 
Suatu masa saat kita berada di era remaja, siapa saja akan menjadi kawan. Tanpa harus tahu siapa teman kita ini, bagaimana orang tuanya, kehidupannya dll. Lalu saat masuk masa dewasa, akan bertambah saudara, bagaimana menjadikan orang yang belum pernah kita kenal , menjadikannya saudara atau  kerabat. Lalu bagaimana kita harus bersikap dan sebagainya.
 
Bertemu teman lama, dimana kita sama -sama sulit untuk mengingat bagamana rupanya waktu remaja dulu. Tidak mengapa ,..kita sama -sama maklum dengan faktor U...Ketika harus membongkar memori tentang masa lalu,... tentu kita akan bertanya standar
"Ngomomg-ngomong,....apa kabar kedua ortu mu"....padahal masih mengingat-ingat dulu rumahnya dimana?.
atau
"Anak mu yang besar kuliah dimana?"
atau
"Lihat foto lama dong,...biar ingat lagi,..maklum usia matang
"dll...
 
 Sang teman lama memulai cerita masa lalunya yang membuat aku terkaget-kaget,...betapa sepi hidup teman ku ini. Dengan ',riang, beseru..."aku kan sudah yatim piatu sejak SMA, ingat waktu kita MOS , mama ku meninggal waktu itu . Lalu kelas 3 ,..papa ku  yang meninggal"
 
Wah peristiwa se pilu itu tidak membuat otakku dapat mengklasifikasi wajah lama teman ini... Artinya peristiwa tragis si teman ini tidak terlalu mendapat perhatian ku,..ck..ck...ck kurang empaty nya diri ku ini....dan ada beberapa cerita serupa dengan teman-teman lama yang diceritakan kembali.
 
Uniknya ada salah satu teman yang sering bikin aku sebal menganggap tu anak caper, sok melow,...sedikit-sedikit nulis puisi, sedikit-sedikit duduk dipojokan berlinang air mata, atau kalau ada yang lucu akan tertawa pelan penuh basa-basi,...aku tahu dari dulu kalau dia anak yatim....dan kami pernah, berkasus'. Setelah dewasa (belum tua) ketika ada kesempatan curcol di YM..... baru ku tahu bagaimana sepinya dia  jadi anak yang tidak pernah bisa mengingat kenangan bersama ayah...Jleb,...nusuk dibatin.....lagi-lagi ...aku merasa kurang empaty waktu remaja dulu. Dan sampai kini kami jadi akrab melebihi keakraban waktu sekelas dulu. Aneh,.... dengan teman hahahihi dulu,...sekarang malah jadi kurang respek ,...mungkin karena kami sama -sama kurang memiliki rasa empaty
 
 
Ahh yaaaa.... teman-teman lama ini  bercerita tentang kehidupan masa kuliah sampai ke pernikahan,...ada yang tidak punya anak, ada yang sudah bercerai, ada yang ideologinya berubah entah ini disebut sekular, atau liberal, malah ada yang telah berubah iman. Sebagian besar teman-teman lain telah berusaha istiqomah. Apapun itu ,..kalian teman-teman seperjalanan ku.
 
Selalu sehat YT,...(catat: jangan ceritakan tentang anak mu didepan orang yang tidak punya anak)
Selalu bahagia ID ( Jangan sesali keputusan ibu mu dulu,...hidup untuk kedepan ,..belum tentu dengan mantan akan lebih bahagia dari pada almh suami mu)
Semoga mendapat petunjuk Allah  RVH (Allah Maha pengampun)
Hati-hati temanku MM,... hidup didunia hanya sementara, segeralah tentukan pilihan menjadi mukmin .
Bahagia didekat teman-teman salihah,  sahabat ku RV, ES, DM, EF,...ajaklah aku jika kalian berjalan menuju syurga
 
Pekanbaru, @ majlis Ilmu di Raudhatul Jannah.
 
 
 

Andai kau hidup di zaman Firaun

Dari ceramah Ustad Bactiar Nasir di Jogya, 
Cerita tentang Firaun dan nabi Musa.
Kita tentu sudah sejak lama mendengar kisah nabi Musa yang sanggup membelah laut ketika dikejar oleh Firaun. kisah heroik nabi Musa masih melekat erta diingatan orang Islam. Mulai dari ceria bayi Musa yang dihanyutkan oleh ibunya hingga ditemukan oleh istri Firaun dan kemudian dipelihara.
Kenapa orang-orang pada zaman itu ada yang percaya pada Musa yang hanya penggembala kambing ketimbang Raja Firaun yang digdaya mengaku dirinya Tuhan.




Diringkas saja nukilan ceramah Ustad Bactiar Nasir tersebut:
Andai saja saat itu anda hidup di zaman Firaun, kira-kira Anda ikut Firaun atau Musa?

yakin ikut nabi Musa?
 Yang punya kartu sehat Mesir itu Firaun, bukan Musa
Yang punya Kartu Mesir Pintar itu Firaun bukan Musa
Yang membangun piramida-piramida adiluhung itu Firaun bukan Musa
Yang membangun kekuatan militer Mesir menjadi kekuatan taka tertandingi itu Firaun bukan Musa

Masih yakin anda pilih Musa?

Musa tidak punya apa-apa.
Pekerjaannya hanya penggembala kambing, dan senjatanya hanya tongkat.
Lebih parah lagi, Musa ngajak lari dari Mesir tanpa bala tentara dan senjata. Musa ngajak menyebarangi laut tanpa perahu. Masih yakin kalau Anda hidup saat itu , ikut nabi Musa?

####

 Kita mungkin akan berdalih bahwa,...ohh  Musa itukan nabi, utusan Allah kita wajibmematuhinya...Lah dari mana kita tahu kalau Musa itu benar-benar nabi. ( dizaman itu ya) kalau sekarang kita mengenal kenabian karena telah dituliskan kisahnya dalam Alquran.
Maka sekarang kepada siapakah kita akan beriman. SAMA,...baik zaman dulu sebelum hijriah atau masehi.  Diantaranya Iman kepada kitab suci Alquran dengan mematuhi apa yang di Firmankan oleh Allah Subhanahu Wataala.


 

Pil kada dan Pil Kuat

Hhhhh gatal juga pingin menuliskan pendapat ku mengenai pilkada DKI yang menita perhatian seluruh rakyat Indonesia. Pilpres sendiri tidak sedahsyat itu.
Yang akan diurus cuma 1 profinsi tapi laiknya akan memimpin dunia. Mungkin euforia ini dipicu pula dengan pilpres di Amrik sono...jadi seolah-olah deh.

Namun perhatian seluruh umat ini terlalu naif kalau hanya urusan se DKI saja kan? yang menyita perhatian itu justru hal yang paling mendasar yaitu Prisnsip...Aqidah...Dimana dari sekan banyak pemilihan gubernur di negara multi agama ini baru 1 orang inilah yang berani-beraninya mengatakan Alquran sebagai alat untuk membodohi masyarakat ( kira-kira demikian penafsiran ku dan banyak mukmin lainnya)
Hari ini tidak berbicara Islam tetapi siapa Mukmin/mukminat dan siapa munafikun. Jelas ada didalam Alquran dan dijelaskan didalam hadis . Cendrung kemanakah hati kita ??


Ahh sudahlah.... Hari ini saya merasa lelah membaca medsos .............Judul kagak nyambung
 

Undangan ke Baitullah (13)


Kisah unik di Makah

1 Pangeran Arab

Ketika berkesempatan untuk santai sejenak menyusuri teras hotel bintang 5 seperti Hilton atau Tower Zam-zam, tetiba ada pria bersurban kotak-kotak merah yang keceh badai,..aku langsung nyeletuk,...inilah pangeran Kerajaan Arab. Dan oooooooooooooh ternyata,..doi adalah supir taxi!. Lalu dikali lain suamiku nunjukin foto pria muda tampan masih dengan surban kotak merah dan gamis yang rada ngepas, menunjukkan si empunya badan  adalah gymer, maka aku pun menebak kalau bliau adalah si pangeran Arab (lagi),.. ternyata oh ternyata...bliau adalah pengawal imam shalat kami.
 
Note: Jenis taxinya adalah Camry

Sebelum pulang ke Indonesia muttowif kami megingatkan ke ibu-ibu jamaah bahwa kalau sudah kembali ke tanah air, ceritanya jangan lebay. Misalnya di Makah melihat malaikat atau titisan nabi Yusuf datang atau ceria aneh lainnya. Karena memang yang dilihat itu manusia yang tampan,..nggganteng, cuakep. Nah gitu deh, ibu-ibu pada mesem.

Begitu juga dengan bapak-bapak, jangan bilang kalau sudah bertemu bidadari yang nanti bakal jadi jodohnya di surga. Karena rata-rata yang dilihat itu wanita bercadar hehe

2.(Tukang) Emas Jahanam.

Dulu waktu mama naik haji,pulangnya bawain oleh-oleh gelang dan cincin emas cantik. Sering disebut emas Dubai. Kebetulan cincin tsb sudah patah dan diganti dengan emas Indonesia. Jadi kepengen beli Emas Dubai pas lagi ke Arab. Ngintip-ngintip sudah dilakukan sejak dari Madinah. Tapi yang dipajang itu rata-rata ukuran jumbo. Jempol aja masih kedodoran.


Berharap dapat berlian
 Waktu di Mekah, tiap hari tiap waktu shalat pasti lewat didepan toko emas tersebut. Kalau udah sampai disana,...pasti aku jalannya mulai pelan, berdiri dulu didepan etalase, sementara suami mau buru-buru berlalu. Suatu hari setengah memaksa, kami masuk juga, tanya ini, itu,..masih saja ga ada yang muat,..kalau ada ukuran kecil, modelnya biasa saja, tidak menarik bagi ku. Entah mungkin bosan, penjualnya nanya-nanya ke suami..pakai bahasa tarzan  dan ingris. Kira-kira..... istri mu berapa orang?,..maka dijawablah 1 sambil nunjuk. Trus si penjualnya bikin kode,,jempol kebawah,..dia punya istri 4. Lalu mereka bisik-bisik.. dijamin si hubby yang bahasa Inggrisnya payah, pasti bingung,..tapi anehnya  kok malah ketawa-ketawa.

Acara beli emas gagal sudah.Selain udah eneg melihat gelang dan kalung yang segede gambreng, Aku juga curiga dengan gelagat suami yang cengar-cengir gak jelas itu.

Selepas dari toko emas tersebut,.. jika mampir di toko lain, si hubby nih sering ngeloyor ke pojokan, lalu ditunjukan pemilik toko parfum Hajar Aswad,..atau kali lain ditunjukkan si pemilik toko minyak penumbuh jenggot,..Hmmm ,,,apa sih yg dicari?. Pasti sesuatu yg ngeres nih. Soalnya setiap ngumpul sama bapak-bapak lain pasti seru dengan urusan minyak hajar aswad lah, batu apalah..

Jawabanya baru kudapat setelah sebulan balik ke Indonesia. Gegara dapat cerita dari si bos dikantor bagaimana pengalaman  umrahnya sewaktu mendapat hadiah menjadi kepala sekolah berprestasi nasional. Diantara orang- orang berprestasi tersebut ada yang kebelet ingin membeli sesuatu untuk obat “nganu”. Namanya batu Jahanam”. Mereka berburu kepelosok toko, Dapatlah batu tersebut yang harganya sektar 120 real. Pengalaman pak Bos ini aku ceritakan di rumah. Suami ku langsung terbahak ... rupanya yang dicarinya selama ini sesuatu yang bernama jahanam itu,.. tapi keliru sebut menjadi Hajar Aswad. Alhamdulillah lidahnya diplintir oleh malaikat untuk selalu menyebut batu mulia dari surga tersebut. Bukan batu dari neraka jahanam..

(hhh dasar si kromosom xy,..si tukang emas jahanam).

3.Sedekah

Terima Sadaqoh
 
 
Orang-orang  Arab terbiasa bersedekah. Biasanya di dalam mesjid atau dipelataran selalu ada saja yang membagi-bagikan makanan/minuman seperti kurma, kacang, teh jahe, kopi. Yang bersedekah kopi, lengkap disediakan cangkir kertas mini. Ada juga yang bersedekah tasbih, sajadah dll. Apalagi kalau hari jumat, sedekahan bisa seperti ada hajatan.

Beberapa teman bercerita pengalamannya dapat sedekahan sajadah,..malah sampai 2 kali. Dia jadi heran,.. lalu diledek sama suaminya mungkin karena sering terlambat shalat. Ada lagi teman lain yang dapat sedekah uang 10 real,..lalu kami olok-olok itu karena kurang sedekah waktu di Indonesia.

Pengalaman aku dan suami ditempat shalat kami yang berbeda pun demikian. Suami sering menerima sedekah berupa kurma, ada yang butiran adanya juga yang packing. Nanti punya dia diberikan ke orang lagi karena kebanyakan. Giliran kami kalau membagikan camilan Indonesia selalu ditambahi dengan kata ...snack from Indonesia special for you””. Senang kalau ada yang menerima apalagi minta tambah. Sambil ngacungin jempol. Sampai kami memaksa polisi bersurban (kali ini kapok mengira mereka adalah pangeran Arab) menerima sumpia udang.

Lain hari, karena sudah dekat mau pulang ke Indonesia, semua stok camilan yang dibawa dari Indonesia  harus dihabiskan/bagikan. Kami mulai memilih orang-orang yang kira-kira membutuhkan. Pilihan jatuh pada jemaah yang sepertinya tidur diemper mesjid atau emperan toko. Dilihat bajunya yang lusuh dan  kulitnya juga kusam. Termasuk pada tukang sapu dan tukang sampah.

Selesai sudah,..lalu kami kembali “tawaf”disekitar supermarket been dawood. Pada suatu toko makanan, kami sedang memilih kira-kira makanan apa yang akan dibeli,..eh tiba-tiba disodori 1 kotak seorang, makanan berupa nasi kuning dan ayam saus. Penjualnya dengan muka datar mengatakan Halal”...halal.. Kami kaget, dan rencana beli makananpun dibatalkan. Kami duduk di pinggir trotoar memandang kedua kotak yang masih hangat tersebut.

“Mungkin kita disangka gembel oleh penjualnya?”...tanya ku pada hubby.

Lalu dijawab:

“mungkin... tadi waktu bersedekah biskuit dengan memilih orang dengan kriteria yang merendahkan,..bisa saja sama dengan yang dipikirkan orang yang memberi kita”.....

So............ jangan berprasangka buruk

 
4.    Lobang tikus

Dalam orientasi lapangan rasanya sudah hapal nama dan lika-liku untuk sampai ke bawah lampu start to tawaf. Kalau masuk dari pintu 58, turun eskalator sekali belok ke kanan, sampai deh ditempat yang diinginkan. Biasanya kami berpisah di bawah lampu mulai tawaf itu dan nanti janjian ketemu disana lagi. Pokoknya shalat tepat di depan kakbah baik dari sisi rukun yamani, rukun syamii,lebih mantap lagi kalau dapat didepan multazam..pedomannya tetap lampu awal tawaf. Nanti keluar mesjid lewat pintu 58 itu lagi.

Berikutnya kami coba masuk lewat pintu sebelahnya eh tapi kok tibanya dilantai atas? Memutar sampai 1 putaran belum ketemu juga eskalator. Padahal pintu sebelah loh.. coba melihat situasi, ternyata eskalator ada diseberang koridor yang kami lewati alias di jalur Syai,..begitu ketemu eskalator, kami masih harus turun dua kali belum bisa ke lantai dasar sejajar kakbah. Apalagi jalur tersebut sudah mulai ramai dan ditutup. Terpaksa kehilangan tempat favorit.



Pada kesempatan lain karena agak terlambat kami tidak bisa masuk pintu 58 dan 59 karena di monitor sudah tertulis crowded, maka kami memutar ke pintu 93 . Disini kembali kehilangan lokasi setelah berputar-putar layaknya orang tawaf.

Kesimpulannya, dimana kami biasa masuk, jangan pindah kelain pintu, seperti tikus yang keluar masuk rumah. Kalau lobangnya ditutup tikusnya bingung?
 
 
Euforia dan Heroiknya perjalanan spritual yang tak terlupakan ini.  Tulisan ini mudah-mudahan tidak bermaksud riya, namun sebagai kenangan pribadi, yang jika dibaca lagi rasa" ini tidak mudah hilang.
 
Semoga teman-teman/sahabat dan sanak saudara dapat segera berkunjung ke Baitullah. Tempat yang membuat kita selalu rindu untuk kesana lagi. Doa - doa yang Insha Allah di ijabah
 
Semoga kami diberi rezeki dan kesempatan untuk datang lagi sekeluarga, dan kelak kuota haji menjadi leih pendek.
"Allah tidak memanggil orang yang mampu, tapi memampukan orang yang mau

 

 Ã„amiin.........................................

 

 

 



 

 

 

 

 

 

 

Undangan ke Baitullah (12)


12

Bererapa hari di Makkah, selain memperbanyak ibadah, kami juga ziarah ke jabal rahmah, jabal Nur, pekuburan ma’la , Arafah, Muzdalifah, Mina, tempat pelontaran jumrah dan tempat bersejarah lainnya. Dalam perjalanan menuju tempat ziarah tersebut, dikota suci ini kami melihat banyak sekali burung-burung merpati. Konon Khadijah istri pertama nabi muhammad sangat suka memelihara burung merpati dan selalu menyisihkan remah rotinya untuk makan burung-burung merpati liar. O iya ...muthowif kami berganti, karena muthowif sebelumnya ustad Rahman harus kembali ke Jeddah menjemput jamaah travel yang sama dari Pekanbaru. Muthowif yang baru ini orangnya lebih riang dan suka melontarkan pertanyaan atau tebak-tebakan. Seperti ...siapa istri pertama rasul?... siapa istri pertama muhammad? Atau kali lain kenapa nabi Adam sangat setia pada Hawa seorang? Dan tidak mau poligami? ( hehe kan wanita satu-satunya yang ada cuma siti Hawa).

Nah kisah nabi Adam dan Hawa sudah sering kita dengar dan menjadi lambang cinta abadi, sehingga jabal rahmah menjadi icon penting untuk didaki.

Disini http://muhammadmawhiburrahman.blogspot.com/2013/06/kisah-nabi-adam-as-dalam-al-quran.html
Jabal Rahmah

 


Adam adalah manusia pertama yang diciptakan Allah dan akan bertugas menjadi khalifah dimuka bumi. Kehadiran Adam sempat diragukan oleh malaikat, karena malaikat beranggapan manusia hanya akan merusak bumi saja. Namum Allah berkata “Engkau (malaikat) tidak tahu dengan apa yang Ku ketahui”.

Jadi dari kisah petemuan nabi Adam dan Hawa adalah di Jabal Rahmah, maka ziarah kesana menjadi “wajib”, apalagi bagi yang berhasil mendaki ke puncak bukit tersebut. Diatas puncak bukit, ada tugu peringatan dalam 3 bahasa yaitu bahasa Melayu, Inggris dan Turki. Bahwa mendaki sampai kepuncak jabal rahmah b ukan merupakan ibadah dan jangan sampai terjadi kemusyrikan dengan meminta doa mendapatkan jodoh dengan cara aneh-aneh, misalnya menyatukan 2 foto orang yang akan dijodohkan, atau menulis kedua nama didinding, atau menggantungkan benang/gelang bernama orang yang akan dipasangkan, dll.

Mendaki dari jalur yang tidak bertangga, menjadi tantangan tersendiri. Apalagi dengan gaun yang menyapu-nyapu tanah. Seringkali keserimpet, karena terinjak ujung gaun. Mana satu tangan memegang gaun karena takut terinjak, satu tangan lagi menggapai-gapai batu. Padahal ada jalan bertangga yang lebih aman..huuuh ada-ada saja.

Selain ber foto-foto tidak ada lagi yang kami lakukan. Muthowif juga sudah berpesan agar jangan mau menggunakan jasa fotografer lokal yang ujung-ujungnya terjadi pemerasan. Kalau ditawari berfoto, kita tinggal bilang ” LA ”..Apalagi kalau ditawari naik onta berhias,...lebih serem lagi pemalakannya.